Gunung ombo berlokasi di kelurahan jayabakti, kecamatan sampolawa, kabupaten Buton selatan merupakan gunung yang tinggi di Buton selatan dengan ketinggian 1200 MDPL. Perjalanan mencapai gunung ini membutuhkan waktu sekitar 2 jam dengan jalan kaki. Gunung ini di keramatkan oleh masyarakat makolona yang secara turun temurun di jaga kelestarian nya, setiap tahun ketika musim panen datang yang dilakukan setiap bulan februari, masyarakat makolona berkumpul merayakan hasil panen di puncak gunung tersebut dan dibacakan doa syukur atas hasil panen oleh ketua adat sekaligus ketika lahan perkebunan baru dibuka harus meminta izin kepada ketua adat tersebut. ketua adat diganti ketika sudah wafat dan di wariskan kepada anak laki-laki atau saudara laki lakinya yang sekarang sudah diwariskan ke generasi ke 5.
Dan inilah keindahan gunung Ombo.

Digunung ini banyak lahir cerita legenda seperti raksasa la mpalaisi yang melemparkan batu ke istrinya karena tidak taat kepada suaminya yang konon batu yang dilemparnya di temukan di ujung desa bahari. Ada juga seorang laki-laki yang putus layang layang nya yang kemudian bertemu jodohnya di gunung tersebut.
Tapi yang secara pasti gunung ini memiliki benteng kuno, Dan menjadi tempat mematai lawan dan memberikan kode ketempat lain di zaman kesultanan Buton.

sangat di rekomendasikan treking di jam 2 siang kemudian menunggu sunset. Di pertengahan perjalanan anda akan melihat kampung lama dengan banyak bebatuan juga pohon tua yang berlubang. Sesampainya di puncak anda akan melihat beberapa pulau, seperti pulau siompu, kadatau dan batuatas dari puncak gunung tersebut.
Di pagi hari berpijaklah kearah benteng dan sunrise nya sangat bagus.
Digunung kami bertemu salah seorang penduduk makolona dan bermain ndengu ndengu. Dan inilah perjalanan kami.
Trekking gunung ini tidak terlalu sulit .
We travel not to escape from life but for life not to escape us.